"Kami akan hitung lagi. Kalau sampai dua bulan virus ini tidak terselesaikan pasti akan berdampak pada realisasi investasi asing," katanya seperti dikutip dari Antara, Senin (3/2).
Terkait berapa besaran pengaruh atau kemungkinan penurunan investasi langsung luar negeri dari China, BKPM akan menghitung ulang. Perhitungan juga akan dilakukan pada sektor apa saja yang investasinya berpotensi gagal masuk ke Indonesia karena masalah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:DPR Sindir Sepak Terjang Ahok di Pertamina |
"Aman lah, karena mereka sudah turun kan. Biasanya kalau mereka turun di akhir tahun itu butuh waktu dua bulan," ujar dia.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mewaspadai dampak dari virus corona yang sedang mewabah di beberapa negara karena memiliki potensi untuk berdampak terhadap perekonomian Indonesia.
"Ini menggambarkan bahwa risiko itu bisa unpredictable (tidak bisa diprediksi) dan very volatile (sangat fluktuatif), jadi semua negara wajib selalu mewaspadai," katanya.
Sri Mulyani menuturkan saat ini ketidakpastian dan risiko di global terjadi sangat cepat dan tidak dapat diprediksikan waktunya sehingga semua negara harus terus waspada.*
[Gambas:Video CNN]
(agt/agt)