Kepala BPS Suhariyanto menyatakan prediksi ITB pada kuartal I 2020 turun dari realisasi kuartal IV 2019 yang berada di level 104,82. Indeks itu terus turun dari posisi kuartal III 2019 yang masih di level 105,33.
"Prediksi ITB kuartal I 2020 di 102,9. Masih di atas 100 tapi lebih rendah dari kuartal IV 2019. Artinya optimismenya semakin rendah," ucap Suhariyanto, Rabu (5/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhariyanto menyatakan prediksi itu menurun dari realisasi ITK pada kuartal IV 2019 yang berada di level 107,86. Hal ini mengartikan masyarakat tetap optimis karena indeks berada di atas 100, hanya saja tingkat optimismenya menurun.
"Jadi sama dengan ITB, indeks meningkat tapi dengan optimisme konsumen yang lebih rendah jika dibandingkan dengan sebelumnya," terang Suhariyanto.
"Sementara komponen rencana pembelian barang tahan lama, melakukan rekreasi, dan melakukan pesta indeksnya diprediksi turun," pungkas Suhariyanto.
Sebagai informasi, BPS mencatat konsumsi rumah tangga sepanjang 2019 sebesar 5,04 persen. Realisasi itu melambat dibandingkan dengan posisi 2018 lalu yang sebesar 5,05 persen.
Tingkat konsumsi rumah tangga khusus kuartal IV 2019 hanya 4,97 persen. Angkanya jauh lebih lambat ketimbang pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada kuartal IV 2019 yang masih tembus 5 persen, tepatnya 5,08 persen.
[Gambas:Video CNN]
(aud/sfr)