Dikutip dari AFP, kebijakan tersebut diambil tepat sebulan setelah Beijing dan Washington menandatangani gencatan senjata dalam perang dagang.
Pengurangan akan berlaku untuk barang dengan tarif impor 10 persen menjadi 5 persen yang dikenakan kepada 1.700 item pada September. Produk yang terkena tarif 10 persen termasuk makanan laut segar, unggas, dan kedelai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisi Tarif Negara berharap kedua belah pihak akan dapat mematuhi perjanjian mereka dan berusaha untuk mengimplementasikan konten yang relevan agar meningkatkan kepercayaan pasar. Namun, tarif 'pembalasan' lainnya tetap berlaku.
Sebelumnya, AS dan China menandatangani kesepakatan parsial yang mengurangi ketegangan dalam perang dagang mereka.
Dalam pidato kenegaraan tahunan minggu ini, Presiden Donald Trump mengatakan hubungan AS-China saat ini adalah yang terbaik dari yang pernah ada.
Pengurangan tarif terbaru China terjadi karena negara itu kekurangan sumber daya dalam 'perang' melawan virus corona yang telah merenggut lebih dari 560 nyawa.
[Gambas:Video CNN] (age/agt)