Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp13.662 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Rabu (5/2), yakni Rp13.717 per dolar AS.
Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, baht Thailand melemah 0,30 persen, dolar Singapura 0,21 persen, dan ringgit Malaysia sebesar 0,10 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai penguatan rupiah pada hari ini disebabkan oleh sentimen positif dari munculnya kabar terkait Virus Corona yang disebut dapat 'terkendali'.
"Optimisme pasar bahwa wabah Virus Corona dapat dikendalikan (perluasannya) membuat (pasar melihat) yakin Corona Virus dapat dibatasi sehingga membuat rupiah menguat," kata Ibrahim saat dihubungi CNNindonesia.com, Kamis (6/2).
Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp13.585 hingga Rp13.665 pada perdagangan Jumat (7/2) esok .
[Gambas:Video CNN]
(ara/agt)