"Tadi bro @sandiuno datang ke kantor. Pertemuan yang bermanfaat," ujarnya dalam unggahan di akun resmi Instagram @erickthohir pada Kamis (6/2).
Dalam pertemuan tersebut, sambung Erick, keduanya bertukar pikiran mengenai BUMN yang profesional dan transparan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak mungkin (jadi pejabat BUMN). Saya rasa Pak Sandi sudah memposisikan dirinya, beliau seorang politikus," ujar Erick di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (5/12) lalu.
Menurut Erick, Sandiaga harus mengundurkan diri dari Gerindra apabila ingin masuk ke dalam BUMN.
[Gambas:Instagram]
Kendati demikian, Sandiaga mengaku siap membantu Erick apabila diperlukan. Bantuan itu tidak harus sebagai pimpinan perusahaan pelat merah, baik direksi maupun komisaris.
"Saya sampaikan saya akan membantu beliau (Erick) dan kehormatan kita untuk bisa berkontribusi kepada bangsa dan negara. Namun, bukan pada kapasitas pimpinan perusahaan, direksi atau komisaris," ujar Sandiaga beberapa waktu lalu.
(sfr/agt)