Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengungkapkan pembangunan berjalan lancar. Progres terbaru, konsep desain terminal penumpang pesawat disetujui dalam rapat antara AP II, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, termasuk Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi.
"Secara umum, Gubernur Jateng dan Bupati Purbalingga sepakat dengan desain yang diusulkan AP II karena mengadopsi budaya Purbalingga dan Jawa Tengah," ujarnya, seperti dilansir Antara, Jumat (7/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Changi Airports Resmi Kelola Bandara Komodo |
Ganjar menuturkan Bandara Soedirman akan menjadi kebanggaan baru dan mendukung perekonomian di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan desain terminal sudah mengedepankan kearifan dan budaya lokal.
"Masyarakat Purbalingga dan eks Karesidenan Banyumas sudah menantikan beroperasinya bandara ini," katanya.
Bandara Soedirman sendiri akan membuka akses transportasi udara Barlingmascakeb, yaitu Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen.
[Gambas:Video CNN]
Bandara Soedirman memiliki luas 1.353 meter persegi, terdiri dari lobi keberangkatan, baggage pick up, breakdown, commercial zone, office zone, musala, toilet, boarding lounge, area security check point, baggage claim, dan service zone.
Kapasitas terminal dapat menampung sekitar 200 ribu penumpang pesawat setiap tahun. Dengan runway sepanjang 1.600 x 30 meter, dan apron domestik berukuran 69x103 meter, serta taxiway berukuran 25x110 meter.
Diharapkan, Bandara Soedirman sudah bisa digunakan untuk melayani penumpang pada angkutan Lebaran 2020.
"Landas pacu akan selesai supaya Bandara Soedirman bisa beroperasi secara terbatas untuk Lebaran 2020, dengan memanfaatkan gedung terminal landasan udara yang saat ini sudah ada," jelasnya. (antara/bir)