Imbauan dari bank sentral ini menyusul peningkatan status penyebaran Virus Corona di Singapura dari kuning menjadi jingga merujuk pada Kondisi Sistem Respons Wabah Penyakit (Disease Outbreak Response System Condition/DORSCON).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Segera memberi tahu pelanggan tentang ketersediaan layanan dan jam operasional," tuturnya.
Sebab, kekhawatiran penyebaran virus di Negeri Singa bukan tidak mungkin membuat oknum-oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan momen ini.
"MAS mengingatkan lembaga keuangan bahwa mereka harus tetap waspada dengan meningkatkan keamanan di dunia maya karena ada kasus di mana ancaman ini mengambil keuntungan dari situasi ini untuk melakukan penipuan email, phising, dan serangan ransomware," ujarnya.
"MOH tidak meminta informasi keuangan selama melakukan pelacakan, dan masyarakat disarankan untuk memverifikasi keaslian panggilan telepon dengan hotline MOH (6325 9220) jika mereka memiliki keraguan tentang identitas penelepon," pungkasnya.
Sebelumnya, Kedutaan Besar Repubik Indonesia di Singapura meminta seluruh warga negara Indonesia di negara setempat untuk terus waspada menyusul peningkatan status wabah virus corona.
"KBRI mengimbau seluruh WNI di Singapura untuk tetap waspada," kata Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana.
Singapura setidaknya sudah mencatat 33 kasus virus corona. Peningkatan status pun diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
[Gambas:Video CNN]
(uli/end)