Harga tersebut merupakan level penutupan terendah sejak 28 Desember 2018. Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun 0,75 dolar AS atau 1,5 persen menjadi US$49,57 per barel.
Harga tersebut merupakan yang terendah sejak penutupan terendah sejak 7 Januari 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penurunan permintaan tersebut telah memicu kekhawatiran pasar atas peningkatan pasokan global sehingga membuat harga minyak tertekan.
"Pasar minyak terus mengalami tekanan akibat wabah Virus Corona yang telah membuat sektor transportasi dan manufaktur China macet," kata analis di Eurasia Group dalam sebuah laporan seperti dikutip dari Antara, Selasa (11/2).
Organisasi itu telah mengurangi produksi hingga 1,2 juta bph sejak Januari 2019. Tujuannya untuk mengantisipasi kelebihan pasokan global dan menopang harga minyak mentah.
Menteri Perminyakan Aljazair Mohamed Arkab mengatakan komite telah menyarankan pengurangan produksi dilanjutkan sampai akhir kuartal kedua. Namun, Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan Moskow membutuhkan lebih banyak waktu untuk menilai situasi.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/agt)