"Kan tidak mungkin disebar kemana-mana alat (khusus) itu. Proses deteksi cukup rumit. Jadi, satu rumah sakit," ujar Staf Ahli Kementerian Koordinator Perekonomian Raden Edi Prio Pambudi, Kamis (13/2).
Namun, ia memastikan tidak ada rencana menutup tempat-tempat publik sekalipun virus corona mampir ke Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak berwenang mengumumkan seluruh kendaraan yang melintas akan melalui pengecekan dan tempat-tempat publik seperti bar, pasar, serta bioskop ditutup.
Yuliannova, pelajar Indonesia yang sudah tinggal di Wuhan selama tiga tahun terakhir mengungkapkan setiap warga termasuk dirinya mendapat notifikasi pesan singkat di ponsel terkait imbauan Pemerintah Kota Wuhan yang akan memberlakukan isolasi atau karantina.
Meskipun begitu, seluruh warga lokal dan warga asing di Wuhan tetap bisa beraktivitas normal. Ia menuturkan masih banyak warga yang pergi ke pasar.
Sejauh ini, pemerintah Indonesia sudah melarang penerbangan dari dan ke China dan menyetop sementara impor hewan hidup dari China untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona.
Dilansir dari Channel News Asia, Peneliti dari Sekolah Kedokteran Yong Loo Lin National University of Singapore, Jyoti Somani dan Paul Tambyah mengatakan virus corona bisa menghilang seiring dengan meningkatnya suhu di China menjelang musim panas.
Asumsi ini berasal dari teori bahwa mewabahnya penyakit COVID-19 memiliki pola musiman penyakit influenza dan SARS. Menjelang musim panas, kasus-kasus penyakit jenis ini menurun pada Mei ketika suhu di China memanas.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)