Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Terpantau, ringgit Malaysia melemah 0,12 persen, baht Thailand 0,09 persen, dan yuan China sebesar 0,07 persen.
Selanjutnya, dolar Singapura juga turut melemah 0,07 persen, dan won Korea 0,06 persen, diikuti lira Turki yang melemah tipis 0,02 persen. Sementara, penguatan hanya terjadi rupee India, dolar Hong Kong, dan yen Jepang yang sama-sama melemah tipis 0,01 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ariston, kekhawatiran tersebut memicu pasar menghindari aset berisiko seperti rupiah sehingga membuat nilainya tertekan. Pasar pun kini masih mewaspadai perkembangan terbaru dari masalah tersebut.
"Harga aset berisiko mungkin saja bisa menguat lagi bila ada komentar-komentar yang meredakan kecemasan," ungkap Ariston.
Lebih lanjut, Ariston berpendapat rupiah akan bergerak di kisaran Rp13.650 hingga Rp13.730 per dolar AS pada hari ini.
[Gambas:Video CNN]
(ara/agt)