Sekretaris Jenderal Aspek Sabda Pranawa Jati menuturkan keputusan PHK oleh manajemen Indosat terbilang mendadak dan tak melalui perundingan dengan serikat pekerja, baik Serikat Pekerja Indosat maupun Aspek. Padahal, perusahaan wajib melakukan diskusi dengan serikat pekerja sebelum melakukan PHK besar-besaran.
"Setiap PHK itu harus dirundingkan, tapi sampai saat ini tidak ada perundingan itu. Sejauh ini hanya ada pendekatan secara personal," ucap Sabda, Minggu (16/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Indosat Ooredoo PHK 500 Karyawan |
Sebelumnya, Ketua Bidang Humas dan Media Serikat Pekerja Indosat Ismu Hasyim mengkonfirmasi terdapat 500 karyawan yang terkena PHK. Keputusan perusahaan diumumkan pada Jumat (14/2) kemarin.
"Dari info para anggota serikat angkanya 500, jumlahnya masih terus diverifikasi dan kemungkinan bisa melebihi jumlah tersebut," katanya kepada CNNIndonesia.com.
Director & CEO Ahmad Al-Neama mengatakan perusahaan saat ini memang tengah melakukan perubahan organisasi perusahaan. Hal itu berdampak dengan nasib 677 karyawan Indosat.
Ia bersikeras langkah yang dilakukan oleh perusahaan sudah adil dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia mengklaim dari 677 karyawan yang terkena dampak tersebut, lebih dari 80 persen sudah menerima paket kompensasi dari perusahaan.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)