"Selama ini ada komponen yang hanya diimpor dari China," kata Asisten GM PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) Agus Soewadji seperti dikutip dari Antara, Senin (17/2).
Beberapa komponen yang masih diimpor dari China di antaranya, komponen panel LED dan motor untuk lemari es.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada komponen yang akhirnya kami impor dengan menggunakan kargo pesawat terbang. Memang lebih mahal," katanya.
Karena itulah, pihaknya berharap wabah Virus Corona bisa segera diatasi. Jika berkepanjangan pertumbuhan ekonomi dikhawatirkan akan ikut terseret. Ujung-ujung permintaan pasar elektronik ikut terganggu.
Kendati demikian, perusahaan yang telah memiliki basis produksi untuk lemari es, mesin cuci, dan televisi, masih menargetkan pertumbuhan penjualan.
"Kami targetkan penjualan Sharp Indonesia bisa tumbuh 10-15 persen tahun ini, dengan mengambil 'kue' kompetitor," ujarnya.
Dikutip dari AFP, hingga Senin (17/2), virus corona sudah membunuh 1.700 orang dan menginfeksi 70.400 orang di China.
[Gambas:Video CNN]
(antara/sfr)