Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS. Terpantau, won Korea melemah 0,27 persen, yuan China 0,22 persen, dan ringgit Malaysia 0,14 persen.
Selanjutnya, lira Turki juga melemah 0,09 persen, dolar Taiwan 0,09 persen, diikuti dolar Singapura yang melemah 0,04 persen, dan yen Jepang yang melemah 0,07 persen terhadap dolar AS. Sementara, penguatan terjadi pada baht Thailand sebesar 0,06 persen, dan peso Filipina 0,03 persen terhadap dolar AS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Nafan menyebut adanya penyebaran wabah virus corona secara agresif yang juga mengancam instabilitas moneter apabila tidak ditangani secara serius.
Meski demikian, Nafan menyebut penguatan dolar AS akan berpotensi terbatas jika hasil data CPI Inggris ternyata positif dan diatas ekspektasi pasar.
[Gambas:Video CNN]
Lebih lanjut, Nafan berpendapat rupiah akan bergerak di kisaran Rp13.645 hingga Rp13.730 per dolar AS pada hari ini.
"Pola upward bar pada daily chart telah terbentuk mengindikasikan adanya potensi depresiasi rupiah terhadap dolar AS," ungkapnya.