Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi menerangkan kekhawatiran akan virus corona yang belum reda dan minimnya katalis dalam negeri menjadi penyebab lesunya pergerakan IHSG pada awal pekan ini.
"Indeks berjangka di AS diiringi kekhawatiran baru tentang dampak virus corona," ungkap Dennies dalam risetnya Senin (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memprediksi IHSG pada hari ini bergerak di level support 5.821 dan resistance 6.024. IHSG ditutup melemah pada perdagangan Jumat (21/2). Indeks saham ditutup di level 5.882 turun 60,23 poin atau 1,01 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak memerah. Indeks Dow Jones merosot 0,78 persen ke level 28.992, S&P 500 terjun 1,05 persen ke level 3.337, dan Nasdaq Composite turun 1,79 persen menjadi 9.576.
[Gambas:Video CNN]
(wel/bir)