Ia mengungkap pemilihan presiden AS menjadi salah satu faktor penentu akan laju perekonomian Indonesia. Jika Donald Trump menang dalam pilpres November mendatang maka pihaknya memperkirakan perekonomian nasional akan kembali terkoreksi.
Sebaliknya, jika Trump tak terpilih, ekonomi RI bisa meningkat lagi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suharso menyebut perkiraan tersebut dibuat Bappenas berdasarkan hubungan strategis global 2021. Sebab Rencana Kerja Pemerintah erat hubungannya dengan perkembangan politik internasional.
Kebijakan tersebut bisa menjadi pemicu perlambatan ekonomi dunia.
"Dia (Donald Trump) tidak terbuka, dan menggunakan instrumen GSP sedemikian rupa sehingga mudah sekali menekan mitra dagangnya," ujar Sunarso Senin, (24/2).
[Gambas:Video CNN]
Dia mengatakan jika kebijakan yang diambil Trump lebih fleksibel dengan mitra dagang internasional, diagnosa Bappenas dapat dihindari.
Selain hasil pemilihan presiden AS, Suharso menyebut, faktor lain yang juga bisa mempengaruhi pertumbuhan ekonomi RI 2020. Faktor tersebut adalah perang dagang antara AS dan China.
Selain itu, menurutnya, penyebaran virus corona yang belum kunjung mereda juga dapat menyerang pertumbuhan ekonomi yang tahun ini ditargetkan tumbuh di angka 5,3 persen.