Tapi, pemerintah hanya bisa menargetkan Indonesia terlepas dari jebakan kelas menengah pada 2036.
"Kami membutuhkan 34 tahun untuk lepas dari middle income trap. Seharusnya 2030, terlambat 6 tahun," ungkapnya di Jakarta, Senin (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru pada 2035, pemerintah menargetkan pendapatan per kapita Indonesia dapat berada di kisaran US$12.233 per tahunnya.
Bank Dunia dalam hasil studinya menyebut salah satu faktor yang membuat Indonesia terlambat keluar dari jebakan kelas menengah adalah investasi pada penelitian dan pengembangan atau R&D. Tercatat, Indonesia hanya menginvestasikan 0,1 persen dari PDB untuk keperluan penelitian dan pengembangan.
Alokasi tersebut jauh dibandingkan dengan Korea Selatan yang berhasil keluar dari jebakan kelas menengah. Pasalnya, Negeri Gingseng tersebut menngalokasikan pendanaan 4,4 persen untuk R&D.
[Gambas:Video CNN]
(wel/agt)