Menteri PPN /Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan Korea Selatan memiliki pengalaman dalam membangun kota hijau (green city). Hal itu sesuai dengan konsep ibu kota baru yang akan dibangun oleh pemerintah.
"Korea Selatan berminat di ibu kota baru dan bapak presiden menyambut positif karena itu artinya ada peluang untuk bisa bekerja sama," ungkap Suharso di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti tanggal 28 kami berharap Masayoshi Son datang menghadap presiden (Jokowi) bersama Tony Blair," kata Luhut.
Sebagai informasi, Jokowi meminta Masayoshi Son dan Tony Blair untuk menjadi dewan pengarah pembangunan ibu kota negara baru.
[Gambas:Video CNN]
Selain keduanya, ia juga meminta Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) sebagai anggota dewan pengarah.
Jokowi telah menetapkan lokasi ibu kota baru pada pertengahan tahun lalu. Ia memilih Kecamatan Samboja, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kecamatan Sepaku Semoi, Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur. Untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah membutuhkan dana sebesar Rp466 triliun.
(aud/sfr)