Luhut menilai tuntutan terkesan aneh. Pasalnya menurut pengamatannya, kinerja Ahok selama di Pertamina bagus.
Luhut menilai Ahok berhasil menyelesaikan permasalahan yang membelit perusahaan plat merah itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuntutan agar Ahok mengundurkan diri dari jabatannya sebagai komisaris Pertamina mengemuka dalam Aksi 212 yang digelar beberapa waktu lalu. Salah seorang orator Aksi 212 yang juga merupakan Direktur Indonesian Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara meminta mantan Gubernur DKI Jakarta itu mundur dari posisinya. Dia menuding Ahok memiliki banyak masalah.
Dalam orasinya di Aksi 212 pada Sabtu (22/2), Marwan menyebut selain kasus penistaan agama, Ahok memiliki enam hingga 10 kasus korupsi.
[Gambas:Video CNN]
Di kesempatan terpisah, Menteri BUMN Erick Thohir pun telah merespons tuntutan tersebut. Dia menegaskan bahwa pergantian direksi maupun komisaris di perusahaan BUMN dilakukan berdasarkan Key Performance Indicators (Indikator Kinerja Utama).
"Saya tidak mau pergantian itu karena hal-hal personal, selama KPI-nya jalan," jelasnya pada Sabtu (22/2).