Dikutip dari Antara, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro mengatakan setidaknya ada lima KA dari Jakarta dengan tujuan berbagai daerah di Daop 4 yang terganggu akibat banjir tersebut
Menurut dia, hingga pukul 10.00 WIB ada beberapa kereta yang sudah diberangkatkan mundur dari jadwal yang sudah ditetapkan dan ada pula yang belum memungkinkan untuk diberangkatkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon Luqman Arif pun mengungkap hal yang serupa, yakni perjalanan KA yang melintas Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, mengalami keterlambatan hingga tiga jam karena imbas banjir Jakarta.
"Keterlambatan kedatangan KA di wilayah Daop 3 Cirebon disebabkan imbas genangan air yang terjadi di sejumlah jalur Daop 1 Jakarta," kata Luqman.
"Yaitu kereta Kutojaya relasi pasar Senen-Kutoarjo, Argo Dwipangga Gambir-Solo dan Fajar Utama Pasar Senen-Yogyakarta," ujarnya.
Sementara kereta api yang mengalami keterlambatan melintas di Cirebon dari 30 menit hingga dua jam ada sebanyak 12 KA di antaranya Gajahwong Pasar Senen-Lempuyangan, Argo Bromo Aggrek Gambir-Pasarturi, Tawang Jaya Pasarsenen - Semarang Tawang dan lainnya.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan berdasarkan data hingga pukul 11.45 WIB, KA yang diperkirakan terlambat antara lain Argo Wilis relasi Gambir-Bandung lewat lintas selatan dengan tujuan akhir Surabaya Gubeng.
Selanjutnya, KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Stasiun Pasar Senen-Surabaya Gubeng lintas selatan. Terakhir, KA Matarmaja relasi Stasiun Pasar Senen-Stasiun Malang yang juga belum berangkat, padahal seharusnya jadwal harus berangkat pukul 10.30 WIB.
Genangan banjir merendam sejumlah fasilitas PT KAI di wilayah Daop 1 Jakarta usai hujan mengguyur Jakarta sejak Senin (24/2) malam. Titik genangan antara lain terjadi di depo lokomotif Jatinegara, Stasiun Kampung Bandan, Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Pasar Senen, serta jalur antara Stasiun Manggarai dan Tanah Abang.
[Gambas:Video CNN]
(age/agt)