Chairul bilang jika ekonomi China turun 1 persen, maka akan menekan ekonomi Indonesia minimal 0,3 persen. Dengan kata lain, target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen rentan tak tercapai tahun ini.
"Proyeksi pertumbuhan ekonomi China diperkirakan turun 1,5 persen. Ahli ekonomi bilang setiap 1 persen penurunan di China akan berpengaruh 0,3 persen ke ekonomi Indonesia. Ini tentu akan jadi tekanan luar biasa," ungkap Chairul di acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2020, Rabu (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu Indonesia sebagai bangsa yang kuat harus mampu mengatasi ini," imbuh Chairul.
Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan sejumlah insentif fiskal untuk meredam dampak virus corona terhadap ekonomi domestik. Salah satunya diskon tiket pesawat untuk wisatawan lokal sebesar 30 persen.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah akan menggelontorkan insentif sebesar Rp443,39 miliar untuk memberikan diskon tiket pesawat wisatawan domestik. Diskon itu akan diberikan dalam tiga bulan ke depan, mulai Maret-Mei 2020.
Kemudian, pemerintah juga membebaskan pajak hotel dan restoran selama enam bulan di 33 kabupaten/kota. Dalam hal ini, pemerintah memberikan kompensasi sebesar Rp3,3 triliun kepada pemerintah daerah (pemda) di 33 kabupaten/kota tersebut.
Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan dana sebesar Rp298 miliar untuk menarik wisatawan asing. Dana itu akan diberikan kepada influencer sebesar Rp72 miliar, kebutuhan promosi sebesar Rp103 miliar, kegiatan pariwisata sebesar Rp25 miliar, dan paket untuk maskapai serta biro perjalanan sebesar Rp98,5 miliar.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)