Intervensi pertama, dengan menjual valas untuk mengendalikan nilai tukar rupiah. Kedua, adalah melalui aktivitas jual beli valas di dalam negeri atau Domestic Non Deliverable Forward (DNDF).
Sedangkan ketiga,melalui pembelian surat berharga negara (SBN) yang dilepas investor asing. Selain dengan tiga intervensi itu, Perry juga menyebut BI akan melakukan upaya lain, seperti mengeluarkan stimulus ekonomi dengan penurunan suku bunga.
BI juga akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk meminimalisir dampak corona ke perekonomian negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia menyebut BI telah memajukan jadwal 10 seminar organisasi internasional dan nasional dalam negeri. Menurut Perry, hal tersebut dilakukan untuk mendukung dan mendorong sektor pariwisata yang terpukul akibat corona.
Sebelumnya, Perry mengakui virus corona telah memberi dampak negatif terhadap penurunan nilai tukar rupiah dan harga saham bulan ini.
Ia menyebut corona telah melemahkan rupiah sebesar 1,08 persen secara Year to Date (YTD) hingga mencapai level sekitar Rp14 ribu. Tak hanya rupiah, virus juga memicu aliran modal keluar sebesar Rp30,8 triliun pada Februari ini.
[Gambas:Video CNN]
(ara/agt)