Faktor teknis tersebut terjadi akibat pelemahan indeks yang terjadi sepekan lalu. Sebagai informasi, IHSG anjlok 7,3 persen pada sepanjang pekan lalu.
Serupa, nilai kapitalisasi pasar jatuh 7,3 persen dari Rp6.800 triliun menjadi Rp6.304 triliun. Pelemahan dalam tersebut kemungkinan akan menjadi pemicu indeks untuk rebound pada awal pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Indosurya William Surya Wijaya mengatakan indeks masih belum lepas dari tekanan. Tapi, tekanan sudah terlihat terbatas.
Karena sentimen tersebut, ia memperkirakan indeks akan bergerak di kisaran 5.221-5. 556.
(agt)