Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.413 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Jumat (28/2), yakni Rp14.234 per dolar AS.
Sore hari ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau menguat terhadap dolar AS. Tercatat, won Korea menguat 1,74 persen, baht Thailand menguat 0,64 persen, dan dolar Taiwan ,63 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati menguat sore ini, Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menilai rupiah kemungkinan akan melemah akibat sentimen virus corona (covid-19) yang masuk Indonesia.
"Pasca diumumkannya positif wabah covid-19 di Indonesia oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, pelaku pasar semakin khawatir terhadap wabah virus tersebut,"
kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (2/3).
[Gambas:Video CNN]
Menurut Ibrahim, Hasil jerih payah yang sudah dilakukan oleh Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan perekonomian dan mata uang garuda berpotensi hancur lebur akibat wabah Covid-9 yang masuk ke Indonesia menyebar.
Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak di kisaran Rp14.210 hingga Rp14.350 pada perdagangan Selasa (3/3) esok.
Lihat juga:Biaya Pasien Virus Corona Ditanggung Negara |