Virus Corona Bikin Warga Panik, Istana Tinjau Pasokan Sembako

CNN Indonesia | Senin, 02/03/2020 20:44 WIB
Pemerintah mengimbau warga tidak panik dan belanja berlebihan usai dua WNI terinfeksi virus corona. Pemerintah akan meninjau ketersediaan bahan pokok di lapangan di tengah wabah virus corona. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah akan meninjau ketersediaan stok bahan pokok (sembako) usai dua Warga Negara Indonesia (WNI) terinfeksi virus corona. Sebab, sejumlah warga mulai panik dengan belanja secara berlebihan.

"Ya nanti pasti akan ditinjau," ucap Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (2/3).

Ia menyatakan pemerintah juga akan bekerja sama dengan kepolisian dalam meninjau pasokan sembako. Tak hanya itu, kepolisian juga akan membatasi warga dalam membeli bahan sembako.


"Kami akan mengambil langkah-langkah, nanti Kapolri (Idham Azis) menurunkan anggotanya untuk ikut membatasi masyarakat melakukan hal yang berlebihan," tutur dia.

Ia mengimbau warga agar tak panik dengan kabar dua WNI yang positif terkena virus corona. Pasalnya, kepanikan itu akan mempengaruhi pasokan di lapangan.

"Warga tidak perlu panik. Besok saya akan undang Kapolri untuk bahas hal-hal seperti ini," jelas Moeldoko.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menuturkan terjadi lonjakan pengunjung toko ritel sekitar 10 persen-15 persen pada siang ini. Hal itu terjadi setelah pemerintah mengumumkan ada dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif terinfeksi virus corona.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan kenaikan pengunjung terjadi di sejumlah toko ritel yang berada di Depok dan Jakarta Selatan. Kemudian, jumlah pengunjung di beberapa toko ritel yang dekat dengan tempat wisata juga meningkat.

Sementara, Sekretaris Perusahaan PT Matahari Putra Prima Tbk Danny Kojongian menyatakan jumlah pengunjung di Hypermart dan Foodmart juga meningkat setelah informasi dua WNI terinfeksi virus corona. Kenaikan pengunjung khususnya terjadi di gerai-gerai yang berada di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek).

Hal yang sama terjadi di sejumlah gerai Indomaret. Direktur Marketing PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf menuturkan produk yang diincar pengunjung, antara lain mie instan, makanan kaleng, dan gula.

Kemudian, berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, beberapa warga memborong beras, telur, mie instan, air di Food Hall, Mal Kelapa Gading. Salah satu pengunjung bernama Renie Anggraini bilang antrean di gerai itu terjadi sejak 16.30 WIB.

"Mereka belanja sampai tiga keranjang, semua dibeli beras, telur, mie instan, air minum, hand sanitizer, pampers, susu, sampai rempah-rempah," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

Tidak cuma di supermarket, warga juga memborong hand sanitizer dan masker di apotek modern setempat, seperti Century. Beruntung, Renie mengaku mendapat kesempatan membeli tiga lembar masker mulut sesuai jumlah yang dibatasi.

"Tadi sempat beli masker tiga lembar maksimal yang diperbolehkan seharga Rp4.300. Itu antreannya panjang banget. Hand sanitizer sudah habis, rak-rak juga mulai kosong," tuturnya.



(aud/sfr)