Mengutip Antara, minyak mentah berjangka Brent naik US$2,23 atau 4,51 persen ke posisi US$51,90. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) bertambah US$1,99 atau 4,45 persen menjadi US$46,75 per barel.
Pekan lalu, minyak Brent merosot hampir 14 persen. Penurunan harga tersebut merupakan pelemahan mingguan terbesar harga minyak yang terjadi sejak Januari 2016. Sementara WTI jatuh lebih dari 16 persen, terbesar sejak Desember 2008.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar minyak naik sejak awal sesi perdagangan didukung oleh antisipasi pasar terhadap penurunan produksi OPEC yang akan diputuskan dalam pertemuan pada Kamis (5/3)," kata peneliti JBC Energy dalam sebuah catatan.
Namun, Bank of America Global Research pada merevisi turun prediksi harga rata-rata minyak mentah Brent dan WTI masing-masing US$8 pada 2020. Harga rata-rata minyak Brent diramal sebesar US$54 per barel dan WTI US$49 per barel.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/agt)