Mengutip Antara, minyak mentah berjangka Brent turun 4 sen ke posisi US$51,86 per barel. Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) bertambah 43 sen menjadi US$47,18 per barel.
The Fed menurunkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps).menjadi 1,00 persen 1,25 persen. The Fed mempertimbangkan wabah virus corona (Covid-19) telah menimbulkan risiko terhadap kegiatan ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Diramal Menguat Akibat Kebijakan BI |
Saat ini, virus corona telah menyebar di luar China. Tercatat jumlah korban meninggal akibat terjangkit virus corona di seluruh dunia mencapai 3.160 orang pada Rabu (4/3).
Penyebaran virus corona menekan harga minyak mentah karena pasar khawatir akan mempengaruhi permintaan. Namun, harga minyak berhasil menguat pada Senin (3/3) didorong harapan pengurangan produksi oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan negara-negara mitra termasuk Rusia, atau dikenal sebagai OPEC+.
Rencananya, mereka dijadwalkan bertemu di Wina pada 5-6 Maret. OPEC+ akan mengadakan pertemuan para menteri guna meninjau kebijakan produksi dan mempertimbangkan tambahan pemangkasan produksi pada kuartal II 2020 dan sesudahnya.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/agt)