"Investasi yang mau masuk, sudah mau masuk, karena ada virus corona jadi nge-rem," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3).
Jokowi nilai wabah virus corona menambah tantangan bagi ekonomi nasional. Sebelumnya, ekonomi Indonesia menghadapi tantangan dari perlambatan ekonomi global karena genderang perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sentimen global itu jelas berdampak pada Indonesia. Banyak investor mengambil sikap menunggu (wait and see).
Lihat juga:Puluhan Pengusaha Vila di Bali PHK Karyawan |
"Dampaknya, akan dirasakan betul dari sisi penurunan aktivitas ekonomi. Perlambatan kinerja di berbagai sektor baik pariwisata, perdagangan, dan investasi akan terasa," ungkap Jokowi.
Oleh karena itu, Jokowi memerintahkan kepada menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk bekerja optimal dan jangan terpaku dengan rutinitas sehari-hari. Ia meminta ada terobosan demi menjaga ekonomi domestik.
Diketahui ada dua Warga Negara Indonesia (WNI) positif terkena Corona. Di Kawasan DKI Jakarta, setidaknya 136 orang sempat dipantau oleh Dinas Kesehatan terkait Corona.
Dari angka itu, 115 orang dinyatakan sehat, sedangkan sisanya masih dipantau. Kemudian, ada 39 orang yang masuk dalam pengawasan pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)