Pagi ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS. Terpantau, ringgit Malaysia menguat 0,25 persen, won Korea 0,13 persen, diikuti dolar Hong Kong serta yen Jepang yang menguat tipis 0,01 persen.
Di sisi lain, pelemahan hanya terjadi pada lira Turki 0,09 persen dan dolar Singapura sebesar 0,01 persen terhadap dolar AS. Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar bergerak melemah terhadap dolar AS. Dolar Kanada dan dolar Australia melemah dengan nilai masing-masing 0,07 persen dan 0,12 persen, dan poundsterling Inggris melemah tipis 0,01 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kebijakan The Fed Diramal Angkat IHSG |
Sementara untuk domestik, Nafan mengatakan dorongan akan dipicu oleh faktor stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang terjaga hingga saat ini. Ia memperkirakan dengan sentimen tersebut rupiah akan bergerak di kisaran Rp14.035 hingga Rp14.196 per dolar AS pada hari ini.
"Secara teknikal, potensi penguatan rupiah terhadap dolar AS masih terbuka," ungkapnya.
[Gambas:Video CNN]
(ara/agt)