Pertumbuhan ekonomi Indonesia diproyeksi cuma 4,8 persen dari proyeksi awal 5,0 persen. Sedangkan ekonomi China rontok dari 6,1 persen menjadi 4,8 persen. Begitu pula dengan Jepang dari 0,7 persen menjadi stagnan nol persen.
Secara keseluruhan, Moody's merevisi pertumbuhan ekonomi negara-negara G20 menjadi 2,1 persen atau 0,5 persen lebih rendah dari proyeksi awal, yakni 2,6 persen. Dengan kontribusi terbesar setelah negara-negara di atas, yaitu Amerika Serikat, Eropa, Australia, Korea Selatan, dan China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi ini menjadi sentimen, yang pada akhirnya dapat meningkatkan ancaman resesi dengan sendirinya. Saat ini, ketidakpastian masih ada dan luar biasa tinggi," terang dia.
Kebijakan dari otoritas fiskal, bank sentral negara-negara di dunia, termasuk tawaran paket bantuan dari sejumlah lembaga internasional diharapkan membantu menopang penguatan dan mengurangi kerusakan ekonomi masing-masing negara terdampak.
[Gambas:Video CNN]
(bir)