Ia menargetkan angka kemiskinan di Indonesia yang pada Maret 2019 masih 9.41 persen bisa ditekan menjadi 0 persen. Target tersebut ia sampaikan di depan para dai.
"Kemiskinan kita 9 koma sekian, kami ingin menghilangkan sampai 0 persen, jadi bukan 9, kita masih 9 koma. Target kami bagaimana kemiskinan hilang. Tak ada lagi orang miskin," kata Ma'ruf saat berpidato di depan peserta Rakernas Ikatan Dai Indonesia, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (9/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ma'ruf bahkan mengatakan mengentaskan kemiskinan masuk memiliki hukum fardu kifayah. Artinya, wajib dilakukan oleh umat Islam. Tapi, kewajiban menjadi gugur bila ada seorang muslim yang sudah menjalankannya.
"Bahkan kalau sampai tak makan, bukan lagi fardu kifayah, tapi fardu ain. Atau kurang pakaian, atau sebangsanya, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, ini kan gejala-gejala kemiskinan. Artinya kemiskinan harus kita hilangkan, minimal hukumnya fardu kifayah," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penduduk miskin Indonesia pada Maret 2019 sebesar 25,14 juta penduduk. Angka ini diketahui menurun sebanyak 810 ribu penduduk dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Jika dilihat dari persentase jumlah penduduk, penduduk miskin hingga Maret 2019 tercatat 9,41 persen atau menurun dibandingkan tahun sebelumnya 9,82 persen. (rzr/agt)