Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Bambang Gatot Ariyono mengatakan kendala disebabkan oleh pekerja smelter yang berasal dari China tidak bisa kembali ke Indonesia. Pemerintah melarang pemegang paspor China masuk dan transit di Indonesia sejak awal Februari 2020.
"Mereka terganggu karena lebih dari 300-400 pekerja dari China tidak bisa kembali," katanya di Jakarta, Kamis (12/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, untuk saat ini ia menegaskan virus corona belum berdampak negatif pada sektor minerba secara keseluruhan. Dampaknya baru menimpa Virtue Dragon sebagaimana yang ia sampaikan sebelumnya. Pun demikian, aktivitas produksi Virtue Dragon lainnya masih berjalan normal.
Lalu, harga emas juga menunjukkan tren naik, meskipun pada perdagangan pagi ini melemah. Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam sebesar Rp831 ribu per gram pada Kamis (12/3), turun Rp8.000 dari Rp839 ribu per gram pada Rabu (11/3).
Namun, harganya melonjak dibandingkan posisi awal tahun, yakni Rp762 ribu per gram. "Untuk saat ini, kami lihat perkembangan harga mineral, seperti timah, nikel, bauksit masih bagus. Artinya grafiknya ada perkembangan bagus, meskipun tidak signifikan tapi stabil," imbuh dia.
"Dari enam produsen pembangkit di China sudah kurangi permintaan batu bara 200 ribu ton. Pak Menteri (Menteri ESDM Arifin Tasrif) bilang masih kecil, saya kira jutaan," kata Irwandy.
Ia menambahkan dampak penurunan permintaan baru akan tampak pada akhir Juni 2020 nanti. Dengan catatan, virus corona masih berlanjut hingga periode tersebut.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/bir)