Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyebut komoditas yang dinyatakan aman di antaranya komoditas beras, jagung, daging sapi dan kerbau, gula, dan bawang putih. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memastikan ketersediaan pangan jelang Ramadan.
"Kami akan monitor terus. Pangan tidak boleh kurang, itu arahan Presiden," jelas Airlangga seperti dikutip dari keterangan resmi, Selasa (17/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melaporkan pihaknya telah menerbitkan tambahan Persetujuan Impor (PI) sebesar 70 ribu ton. Selain itu, impor daging kerbau sebanyak 170 ribu ton dan daging sapi sejumlah 120 ribu ton juga akan dilakukan untuk memastikan keterjangkauan harga daging di masyarakat.
Di kesempatan terpisah, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan surplus US$2,34 miliar pada Februari 2020. Surplus ini merupakan yang tertinggi sejak Januari 2019.
[Gambas:Video CNN]
Sektor nonmigas menjadi pendorong utama surplus Februari dengan sumbangan sebesar US$3,26 miliar. Sementara, sektor migas tercatat defisit sekitar US$930 juta.
Jika dirinci, total ekspor Februari sebesar US$13,93 miliar atau naik 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian, total impor Februari turun 5,11 persen atau sebesar US$11,6 miliar dibandingkan Februari 2019.