Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp15.223 per dolar AS, melemah dibanding posisi hari sebelumnya, yakni Rp15.083 per dolar AS.
Rupiah tak sendiri, mayoritas mata uang di kawasan Asia juga terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat baht Thailand melemah 0,99 persen, lira Turki 0,96 persen, dan dolar Singapura 0,42 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Buruknya aktivitas ekonomi akibat corona ini juga akan dirasakan Amerika Serikat dan Eropa," kata Ibrahim saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (18/3).
Ibrahim mengatakan lembaga pemeringkat global Standard & Poor's (S&P) menilai corona (covid-19) telah mengganggu aktivitas ekonomi jauh lebih drastis dari perkiraan sebelumnya.
"Pembatasan interaksi antar orang ke orang di Eropa dan Amerika Serikat mengakibatkan anjloknya permintaan yang membuat aktivitas ekonomi terjun bebas pada kuartal kedua," tuturnya.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump tengah mempertimbangkan rencana untuk mengeluarkan paket dana sebesar US$1,2 triliun. Paket ekonomi ini rencananya dapat menjadi pembayaran langsung sebesar US$1.000 lebih ke penduduk Amerika.
Lebih lanjut, Ibrahim memprediksi rupiah berpotensi bergerak melemah di kisaran Rp15.190 hingga Rp15.320 pada perdagangan Kamis (19/3) esok.
[Gambas:Video CNN]
(ara/bir)