Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya meramal IHSG masih berada dalam tekanan di tengah pengumuman suku bunga yang disinyalir belum akan ada perubahan. "Koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian untuk investasi jangka panjang,," ungkap William dikutip dari risetnya hari ini.
Kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona masih akan membayangi pergerakan IHSG. "Pergerakan akan dipengaruhi tingginya ketidakpastian dari perekonomian akibat tingginya kasus dalam negeri," kata Dennies seperti dikutip dari risetnya Kamis, (19/3).
Dirinya memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 4.170-4.243 dan resistance 4.432-4.548. Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak memerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
(wel/agt)