"Saya minta kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Airlangga Hartarto) jalankan kebijakan insentif ekonomi utamanya untuk pelaku usaha, lebih khusus pelaku UMKM," ungkap Jokowi, Kamis (19/3).
Ia juga berharap industri UMKM tetap dapat melayani konsumen secara daring (online) di tengah peningkatan jumlah masyarakat yang bekerja di rumah (work from home) karena virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mencontohkan, kebijakan yang diambil kemungkinan seperti mempermudah perusahaan untuk memproduksi alat-alat kesehatan dan mengedepankan kebutuhan rumah sakit.
"Permintaan ini kan sedang tinggi, jadi permudah untuk menyediakan peralatan kesehatan, masker, kemudian mungkin ventilator yang dibutuhkan rumah sakit," ucap Sri Mulyani.
"Banyak opsinya untuk social safety net, misalnya program keluarga harapan (PKH) lalu kartu sembako. Kami lihat juga sektor-sektor informal. Kami masih pelajari," tutur Sri Mulyani.
Selanjutnya, pemerintah akan memberikan insentif bagi dunia usaha. Menurut Sri Mulyani, dunia usaha butuh sejumlah insentif agar bisa bertahan di tengah ketidakpastian ekonomi karena virus corona.
"Ini membantu agar dunia usaha bisa bertahan, caranya dengan membantu dari sisi arus kasnya," pungkas dia.
[Gambas:Video CNN]
(aud/sfr)