KSSK yang dimaksud Jokowi adalah Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). "Pastikan ketersediaan likuiditas dalam negeri, kemudian memantau setiap saat terhadap sistem keuangan dan mitigasi risiko se-komprehensif mungkin," ungkap Jokowi, Jumat (20/3).
Selain itu, khusus kepada BI, Jokowi meminta untuk terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Maklum, rupiah kini sudah tembus hingga Rp16 ribu per dolar Amerika Serikat (AS).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, harga bawang bombai melonjak paling tinggi hingga melebihi 100 persen. Selain tiga komoditas tersebut, ia menilai harganya masih stabil.
Selanjutnya, Jokowi memberikan arahan kepada OJK untuk fokus pada kebijakan stimulus ekonomi yang memberikan kemudahan untuk kelompok usaha yang terdampak virus corona. Ia mencontohkan salah satunya adalah sektor UMKM dan informal.
[Gambas:Video CNN]
"Sehingga aktivitas produksi bisa berjalan dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)," terang Jokowi.
Ia minta agar OJK selalu mengevaluasi seluruh kebijakan yang dikeluarkan sebagai stimulus ekonomi secara berkala. Hal ini agar OJK bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan di lapangan.
(aud/agt)