"Kami ingin pastikan bank BUMN segara turunkan suku bunga UKM, sebab banyak yang terdampak," katanya melalui video conference, Jumat (29/3).
Usulan tersebut telah disampaikan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Selanjutnya, kata Erick, pemerintah dan bank sentral akan membahas mekanisme penurunan suku bunga kredit bagi UKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, BI memangkas tingkat suku bunga acuan (7 Days Reverse Repo Rate/7DRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,5 persen pada Maret 2020. Perry mengatakan keputusan ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang tertekan penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19.
Kondisi ini menyebabkan ketidakpastian pada kinerja pasar keuangan dan menurunkan prospek perekonomian dunia. Ia sempat menyatakan penurunan tingkat suku bunga kredit dan deposito bank masih kurang.
"Transmisi suku bunga pasar telah berjalan, (penurunan) suku bunga deposito sudah berjalan, tapi kurang, terhadap kredit juga masih kurang," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/sfr)