Dana hibah akan membantu pembelian segera peralatan medis penting, termasuk ventilator dan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, apron, dan masker bagi tenaga medis.
"Bantuan ini akan meningkatkan kemampuan Indonesia untuk melakukan tes terhadap virus, menangani kasus, dan mengurangi risiko penularan di antara tenaga medis," kata Presiden ADB Masatsugu Asakawa dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (21/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain ADB, sejumlah lembaga internasional juga telah menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk menangani kasus penyebaran virus corona. Salah satunya, Bank Dunia (World Bank).
Hal ini disampaikan oleh Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus corona Doni Monardo setelah melakukan rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (19/3) lalu.
[Gambas:Video CNN]
"Ibu Menteri Luar Negeri (Retno Marsudi) juga menyampaikan tentang rencana bantuan dari sejumlah pihak, baik world bank, ADB, maupun negara-negara sahabat," ujar Doni.
Hingga Jumat (20/3), Kementerian Kesehatan mencatat 369 orang terinfeksi virus corona di mana 32 di antaranya meninggal dunia. Sementara, 17 orang dinyatakan sembuh.