Extra fooding berupa nasi dan lauk pauk, dengan dilengkapi susu, vitamin, buah-buahan dan makanan ringan diberikan untuk petugas di Ruang Isolasi RSUD Taman Husada Bontang sesuai shift kerja, sejak 20 Maret hingga 2 April. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manager CSR Pupuk Kaltim Fakhri Husaini kepada Wakil Direktur Pelayanan Drg. Toetoek Pribadi Ekowati.
Sementara bantuan berupa 10 paket APD yang berisi chemical suit dan safety googles diterima oleh Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlinawati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fakhri mengungkapkan, pihaknya memiliki tanggung jawab sosial untuk terlibat dalam pencegahan penyebaran Covid-19 di Bontang dan Kalimantan Timur, sekaligus mendukung pemerintah dalam menangani pasien.
Aji Erlinawati menyambut positif dan berterima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim tersebut. Ia berharap kerja sama ini dapat dimaksimalkan, terlebih menyangkut kesiapan antisipasi penanganan Covid-19 melalui gugus tugas yang sedang dipersiapkan Pemda, yang melibatkan perusahaan dan berbagai pihak di Bontang.
Pupuk Kaltim menyerahkan bantuan untuk para nakes yang bertugas menangani Covid-19 di rumah sakit rujukan setempat. (Foto: Dok. Pupuk Indonesia) |
Selain Bontang, extra fooding juga disalurkan ke RS rujukan di Samarinda dan Balikpapan. Pada Jumat (20/3), Kepala Kantor Perwakilan Samarinda Sugeng Suedi menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan ESUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, sedangkan Budi perwakilan dari RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan menerima bantuan dari Kepala Kantor Perwakilan Kalimantan Timur Yohanes Arief Hariyanto.
Yohanes menjelaskan bahwa bantuan yang telah diserahkan ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dan RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan akan dievaluasi untuk mengetahui jika ada kebutuhan lain.
"Sesuai arahan Direksi, bantuan disalurkan selama 14 hari, melalui Kantor Perwakilan Samarinda dan Balikpapan," kata Yohanes. (rea)
Pupuk Kaltim menyerahkan bantuan untuk para nakes yang bertugas menangani Covid-19 di rumah sakit rujukan setempat. (Foto: Dok. Pupuk Indonesia)