Singapore Airlines akan mengandangkan sementara 138 armada dari total 147 armada yang dimiliki perusahaan. "Ini merupakan tantangan terbesar yang kami pernah hadapi," seperti dikutip dari surat pernyataan SIA Grup pada Senin (23/3).
Selain armada utama SIA, anak perusahaan mereka Scoot, juga akan memberhentikan sementara penerbangan yang ada, hanya dua pesawat dari total 49 pesawat yang masih akan beroperasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan juga mengambil kebijakan memotong gaji manajemen. Dewan Direksi SIA telah menyetujui kebijakan tersebut. Jika tak kunjung membaik, pemangkasan biaya lainnya akan dilakukan.
[Gambas:Video CNN]
Untuk memenuhi arus kas langsung, SIA Grup telah mengambil utang dan tengah mendiskusikan persyaratan pendanaan ke depannya dengan beberapa institusi keuangan.
"Perusahaan terus menjajaki berbagai kemungkinan untuk menjaga likuiditas perusahaan di tengah kesulitan industri penerbangan saat ini. Detail lebih lanjut akan diberikan setelah perusahaan telah mengambil langkah lanjutan," jelas SIA.
(wel/sfr)