Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin mengungkapkan kawasan yang akan ditutup adalah Pasar Tanah Abang Blok A, Blok B, dan Blok F. Sementara, untuk Blok G tetap dibuka secara terbatas.
Keputusan ini diambil demi mencegah penyebaran virus corona di dalam negeri. Apalagi, jumlah pengunjung Pasar Tanah Abang selalu meningkat tajam jelang Ramadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Arief menyatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan seluruh pedagang di Pasar Tanah Abang dalam mengambil langkah untuk mengurangi risiko penyebaran virus corona.
Ia mengklaim pedagang sepakat untuk menutup sementara beberapa blok di Pasar Tanah Abang.
Sebelumnya, sambung dia, manajemen telah melakukan sejumlah langkah untuk mengurangi penyebaran virus corona di Pasar Tanah Abang. Salah satunya dengan mengukur suhu tubuh seluruh pedagang dan konsumen di pintu masuk Pasar Tanah Abang.
Bagi yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat, maka dilakukan penanganan khusus. Kemudian, Perumda Pasar Jaya juga membatasi pintu akses ke dalam Pasar Tanah Abang.
"Di setiap pintu masuk pasar juga telah disiapkan hand sanitizer bagi pedagang dan masyarakat yang akan masuk ke dalam area pasar," terang Arief.
Selain Pasar Tanah Abang, sejumlah pusat perbelanjaan di ibu kota juga telah ditutup sementara hingga awal April 2020 mendatang.
Pusat perbelanjaan tersebut adalah Plaza Indonesia, beberapa toko di Lippo Mall Puri, Summarecon Mall Kelapa Gading, Senayan City, dan Central Park. Semua dilakukan guna mencegah penularan virus corona. Maklum, peningkatan kasus di Indonesia terus bertambah setiap harinya.
Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona bertambah menjadi 893 orang pada Kamis (26/3). Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 78 orang, dengan jumlah yang sembuh 35 orang.
[Gambas:Video CNN]
(aud/bir)