Kebijakan tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Republik lndonesia Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 jo SE Dirjen Perhubungan Udara No.6 Tahun 2020.
Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Angkasa Pura II, Agus Haryadi mengungkapkan perusahaan sengaja membatasi operasional Terminal I dan 2 demi meminimalisir penularan Virus Corona di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pembatasan operasional ini, Agus mengatakan pelayanan penumpang di Terminal 1 hanya dilakukan di Sub Terminal 1A untuk seluruh rute domestik dengan maskapai Lion Air, Trigana, dan Airfast Indonesia.
Sementara, operasional Terminal 2F yang biasanya melayani penerbangan low cost carrier (LCC) dialihkan ke Terminal 3.
Maskapai LCC yang dialihkan operasionalnya dari Terminal 2F ke Terminal 3 antara lain; Air Asia Bhd, Indonesia Air Asia, Jet Star Asia, Cebu Pacific, Fly Scoot, Lion Air, Batik Air, Malindo, Thai Lion, Citilink.
"Untuk mengantisipasi adanya penumpang yang masih ke Terminal 2F, kami menyediakan shuttle bus dan petugas helpdesk di Terminal 2F," terang Agus.
Dengan pembatasan ini, AP II meminta seluruh Badan Usaha Angkutan Udara segera melakukan persiapan pengalihan operasional. Dengan demikian, pelayanan kepada penumpang tetap bisa dilakukan dengan baik.
Sebagai informasi, jumlah kasus virus corona di Indonesia semakin bertambah setiap hari. Tercatat, jumlah pasien yang positif terinfeksi wabah tersebut meningkat menjadi 1.115 orang pada Sabtu (28/3) dan korban meninggal dunia meningkat menjadi 102 orang.
[Gambas:Video CNN]
(aud/ard)