Sedangkan harga minyak berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei dipatok US$21,51 per barel atau lebih rendah 4,82 persen.
Penurunan harga minyak mentah dinilai sebagai cerminan pasar mengabaikan stimulus ekonomi yang digelontorkan berbagai negara. AS sendiri memberikan stimulus US$2 triliun untuk mengatasi dampak pandemi virus corona terhadap perekonomiannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat AS meloloskan rancangan undang-undang bantuan virus corona senilai US$2 triliun. Harapannya, stimulus itu dapat memberikan bantuan cepat ketika ekonomi terpuruk.
Lihat juga:Stimulus Ekonomi Masih Topang Penguatan IHSG |
Sayangnya, ketika permintaan minyak global merosot, Arab Saudi justru berjuang untuk menemukan pelanggan untuk merebut pangsa pasar. Negara produsen minyak terbesar itu berupaya memperluas produksi.
Pasalnya, Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, gagal mencapai kesepakatan pembatasan produksi minyak guna mendukung harga.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/bir)