Social distancing sendiri ditujukan untuk menurunkan risiko tertularnya penyakit covid-19. Di Indonesia, gerakan social distancing juga diterapkan, termasuk dengan bekerja dari rumah (work from home).
Direktur Kreatif Eksekutif Siegel + Gale Douglas Sellers memuji branding yang dilakukan beberapa merek, seperti restoran cepat saji McDonald's, produsen mobil Audi dan Volkswagen, Coca-Cola, termasuk Nike.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pahami situasi, tutup mulut, lakukan sesuatu yang benar-benar bermanfaat. Ketika Anda melihat merek, seperti McDonald's atau Coca-Cola melampiaskan logo mereka dalam 'solidaritas', itu seperti menyembunyikan nada masam," katanya.
McDonald's
Di Brasil, McDonald's memisahkan lengkungan emas berbentuk M ikoniknya dalam gambar di sosial media Facebook. Pemisahan lengkungan huruf mengartikan jarak antara pelanggan dan perusahaan karena sejumlah gerai ditutup sementara, namun tetap melayani pesanan antar.
Logo social distancing Coca-cola. (Dok. Coca Cola Company). |
Sementara, iklan Coca-Cola terpampang di Times Square New York, AS, yang sepi dari lalu lalang penduduk. Coca-Cola memperlihatkan pemisahan setiap huruf yang menjadi logonya dengan slogan 'tetap terpisah adalah cara terbaik untuk tetap terhubung.'
Audi dan Volkswagen
Produsen mobil asal Jerman, Audi dan Volkswagen, juga mengubah logo mereka untuk akun sosial media. Audi memisahkan empat lingkaran yang tadinya berdekatan dalam logo mereka. Audi memberi tahu kepada masyarakat untuk tetap di rumah dan menjaga jarak.
Sedangkan Volkswagen mempromosikan video singkat dengan memisahkan huruf V dan W yang biasanya menempel.
Logo social distancing VW. (Dok. Volkswagen). |
Sementara itu, produsen sepatu dan pakaian olah raga Nike tidak mengubah logonya, tetapi meluncurkan kampanye di sosial media dengan sederet atlet bintang, seperti LeBron James dan Tiger Woods. (bir)
Logo social distancing Coca-cola. (Dok. Coca Cola Company).
Logo social distancing VW. (Dok. Volkswagen).