Saat ini, anak dan cucu usaha Telkom berjumlah 49 perusahaan. "Untuk 2020-2021, kami akan kurangi sekitar 20 perusahaan dan ke depan bisa saja nambah sesuai dengan fokus Telkom di sektor digital," ujar Ririek dalam video conference dengan Kementerian BUMN, Jumat (3/4).
Ia mengakui dalam perseroan ada beberapa perusahaan yang duplikasi dan overlap, sehingga kurang efisien. Mantan Dirut Telkomsel tersebut mengungkap merger anak usaha dilakukan agar memberikan nilai lebih ke Telkom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Erick Thohir Lebur Garuda Tauberes |
Sejalan dengan itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengundang diskusi tiga direktur utama perusahaan BUMN dan meminta agar tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK).
Erick mengakui kondisi tengah sulit dengan ada pandemi corona. Namun, dia menegaskan BUMN harus bergerak dan memastikan tidak ada layoff.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/age)