Sejauh ini, jumlah kasus baru corona di negeri tersebut berkurang signifikan dan pasien sembuh semakin meningkat. Airlangga menyatakan telah meminta laporan khusus dari Regional Economy and Policy Institute (REPI) tentang cara pemerintah Korsel menangani pandemi Covid-19 secara efektif.
"Laporan itu membuka mata kami jika salah satu faktor kuncinya adalah kemampuan pemerintah Korsel mengadakan rapid test besar-besaran. Itu memungkinkan pemerintah melacak dan merespons cepat penyebaran virus corona,"paparnya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pengiriman testing kits masih membutuhkan persiapan teknis. Pihak yang akan membantu teknis pengiriman bantuan tersebut adalah Korea International Cooperation Agency (KOICA). Sementara, dari sektor swasta yakni LG Group menyumbang 50 ribu diagnostic kit dan Hyundai Motor menyumbang 40 ribu APD. Pemerintah Korsel juga memberikan bantuan materi kepada Indonesia.
Untuk diketahui, Korsel merupakan mitra dagang utama Indonesia. Total perdagangan antar dua negara tercatat sebesar US$1.311 juta pada Januari 2020. Indonesia menjadi pemasok bahan mentah dan energi untuk industri Korsel.
Selain itu, Indonesia merupakan salah satu tujuan utama investasi dari banyak perusahaan Korsel. Negeri Ginseng adalah investor terbesar ke-9 untuk Indonesia di 2019. Total investasi dari Korsel ke Indonesia senilai US$1,1 miliar untuk 2.952 proyek tahun lalu. Namun, jumlah itu turun 33 persen dari tahun sebelumnya sebesar US$1,6 miliar untuk 2.412 proyek. (ulf/agt)