"Laporan terakhir yang dinyatakan tutup 1.266 hotel per kemarin (Senin, 6/4) sore. Kalau yang real pasti lebih banyak, karena kami berdasarkan laporan. Kalau tidak lapor kami tidak tahu," kata Hariyadi seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/4).
Ia menambahkan penutupan 1.266 hotel tersebut telah memberikan dampak besar. Perkiraannya, ada lebih dari 150 ribu orang karyawan hotel yang terdampak oleh masalah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Perusahaan kan ditopang cashflow. Sekarang tidak ada. Sekarang yang jadi masalah besar adalah kelangsungan karyawan. Kalau perusahaan tidak ada income, kita enggak bisa bayar gaji karyawan. Nanti THR juga tidak bisa," katanya.
Hariyadi menambahkan, dari 1.266 hotel yang ditutup, seluruh karyawannya telah diminta untuk cuti di luar tanggung jawab perusahaan.
"Karena perusahaan sama sekali tidak bisa membayar," ujarnya.
(antara/agt)