Bantuan yang diterima meliputi, biaya bantuan pelatihan yang dapat digunakan sebanyak satu kali atau lebih, insentif penuntasan pelatihan per bulan selama empat bulan, dan insentif pascamelakukan survei kebekerjaan.
"Insentif akan ditransfer melalui rekening bank, atau e-wallet ke peserta," kata Airlangga, Sabtu (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus optimis dengan kegiatan produktif ini, termasuk dengan mengambil pelatihan di Kartu Prakerja ini," ujar ketua umum Partai Golkar itu.
"Apabila pendaftaran diterima, kami akan meng-kroscek datanya dengan data di tempat kami. Peserta bisa langsung memilih pelatihan yang diinginkan di berbagai toko, seperti Tokopedia, Ruang Guru, mau belajar apa, dan platform lainnya," kata Airlangga.
Program kartu prakerja merupakan janji kampanye Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 lalu. Awalnya, pemerintah menargetkan kartu prakerja diluncurkan awal Maret 2020, namun molor.
Secara keseluruhan, pemerintah akan menyalurkan kartu prakerja kepada 5,6 juta orang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) serta pekerja informal yang pendapatannya tertekan akibat pandemi virus corona.
Namun, setelah pandemi ini reda, pemerintah akan mengembalikan skema program kartu prakerja seperti semula. Artinya, penerima program itu hanya akan mendapatkan honor insentif sebesar Rp650 ribu per bulan dan biaya pelatihan Rp5 juta. (mts/fra)