Sumber tersebut mengatakan pemotongan produksi akan berlaku sampai Juni nanti. OPEC dan sekutunya memangkas produksi demi mendongkrak harga minyak. Sebagai informasi, harga minyak telah jatuh ke posisi terendah 18 tahun dalam beberapa pekan terakhir.
Penurunan itu terjadi ketika Arab Saudi dan Rusia melancarkan perang harga yang brutal dengan membanjiri pasar dengan minyak. Padahal saat bersamaan, harga minyak tengah mendapatkan tekanan hebat dari penyebaran wabah virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada konferensi pers akhir pekan lalu, Trump memang mengatakan dia sudah berbicara dengan Presiden Meksiko dan menyetujui pengurangan produksi.Tapi, dia tidak mengkonfirmasi besaran pemangkasan yang akan dilakukan AS.
Dia hanya mengatakan Meksiko akan mengganti Amerika Serikat di kemudian hari atas kesanggupan tersebut. "Ini jumlah kecil untuk kami, jumlah besar untuk Meksiko," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu dalam cuitan di akun twitternya, Trump mengatakan pada Minggu kemarin bahwa kesepakatan pemangkasan produksi minyak besar dengan OPEC Plus sudah selesai. Ia mengatakan bahwa ia baru saja berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Raja Salman dari Arab Saudi dari Kantor Oval.
"Ini akan menghemat ratusan ribu pekerjaan energi di Amerika Serikat," kata Trump dalam tweet itu.
Kesepakatan untuk memangkas produksi hampir 10 juta barel per hari pada Mei dan Juni adalah pemotongan terdalam yang pernah disepakati oleh produsen minyak dunia.
Lihat juga:Syarat Mendaftar Program Kartu Prakerja |