Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp15.722 per dolar AS atau menguat dari Rp15.840 per dolar AS dari Kamis (9/4).
Di Asia, rupiah melemah bersama mayoritas mata uang lain. Mulai dari ringgit Malaysia yang melemah 0,25 persen, yuan China minus 0,15 persen, dolar Singapura minus 0,06 persen, peso Filipina minus 0,05 persen, hingga baht Thailand minus 0,05 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:IHSG Mendarat ke Zona Hijau di Level 4.706 |
Data John Hopkins University mencatat jumlah kasus mencapai 1,88 juta pada Selasa (14/4) pukul 15.00 WIB. Dari jumlah tersebut, sebanyak 458 ribu orang sembuh dan 119 ribu meninggal.
Kendati jumlah kasus meningkat, namun sejumlah negara mulai berencana melonggarkan penutupan akses (lockdown). "Misalnya, Spanyol yang memungkinkan 300 ribu pekerja kembali bekerja dan Italia memungkinkan sejumlah kecil perusahaan untuk beroperasi," kata Ibrahim kepada CNNIndonesia.com.
"Rilis data ekonomi China setidaknya lebih baik dari perkiraan sebelumnya disebabkan oleh sebagian wilayah yang kembali beraktivitas dan pembatasan lockdown mulai dilonggarkan di pusat industri Wuhan," terang dia,
Di dalam negeri, sentimen pergerakan nilai tukar rupiah datang dari kebijakan penahanan tingkat suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) di level 4,5 persen pada bulan ini. Kendati bank sentral menahan penurunan bunga, namun intervensi di pasar spot, DNDF, dan SBN setidaknya mampu menjaga kepercayaan pelaku pasar.
Selain itu, sentimen juga berasal dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyentuh minus 2,6 persen. Menurutnya, proyeksi ini mempengaruhi pelaku pasar meski pemerintah terus menyiapkan kebijakan stimulus ekonomi.
[Gambas:Video CNN]
(uli/bir)